Sydney - Berpuasa
selama tiga hari bisa menumbuhkan sistem kekebalan tubuh, bahkan pada
mereka yang berusia lanjut usia. Para ilmuwan menemukan terobosan ini
sebagai suatu yang "luar biasa". Meskipun berpuasa dikritik banyak pakar
nutrisi, tetapi hasil riset menunjukkan bahwa membuat tubuh lapar
mendorong sel-sel tubuh memproduksi lebih banyak sel darah putih yang
berguna untuk melawan infeksi.
Profil Puskesmas Bojongsari
Adalah salah satu Puskesmas yang berada di Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga - Jawa Tengah.
Apel Pagi Puskesmas Bojongsari
Apel pagi selalu dilaksanakan sebelum melakukan aktifitas pelayanan terhadap masyarakat. Hal ini berfungsi sebagai sarana untuk saling berbagi informasi dari karyawan yang ada di Puskesmas Bojongsari
Acara Perpisahan Ibu Sri Hartiningsih dan Ibu Mulyani
Pada hari sabtu tanggal 12 Januari 2013 Puskesmas Bojongsari mengadakan acara perpisahan untuk dua karyawan Puskesmas Bojongsari. Ibu Sri Hartiningsih yang sudah memasuki masa pensiun dan Ibu Mulyani yang dipindahtugaskan di DKK Purbalingga..
Senin, 16 Juni 2014
Puasa Perbarui Sistem Kekebalan Tubuh
Sydney - Berpuasa
selama tiga hari bisa menumbuhkan sistem kekebalan tubuh, bahkan pada
mereka yang berusia lanjut usia. Para ilmuwan menemukan terobosan ini
sebagai suatu yang "luar biasa". Meskipun berpuasa dikritik banyak pakar
nutrisi, tetapi hasil riset menunjukkan bahwa membuat tubuh lapar
mendorong sel-sel tubuh memproduksi lebih banyak sel darah putih yang
berguna untuk melawan infeksi.
Para ilmuwan dari University of Southern California (USC), seperti
dikutip situs Sydney Morning Herald edisi 6 Juni 2014, mengatakan temuan
ini bermanfaat khususnya untuk mereka yang menderita kerusakan sistem
kekebalan tubuh, seperti pasien kanker yang mengalami kemoterapi. Puasa
juga bisa membantu para lansia yang sistem kekebalan tubuhnya menjadi
kurang efektif.
Selasa, 03 Juni 2014
6 Tips Mencegah Wasir
Wasir
adalah pembengkakan atau pendarahan di mana pembuluh vena di sekeliling
anus atau rektum bagian bawah membengkak dan meradang. Wasir biasanya terjadi karena mengedan saat buang air besar. Wasir bukanlah penyakit serius, namun patut diwaspadai. Karena jika bertambah parah bisa berujung di meja operasi.
Beberapa penyebab wasir
adalah sakit diare atau sembelit yang mengakibatkan terjadinya
penekanan pada anus. Selain itu kelebihan berat badan pun bisa menjadi
penyebab wasir.
Wasir
biasanya dialami pula oleh wanita hamil pada 6 bulan terakhir
kehamilan. Hal ini dikarenakan beban janin semakin berat sehingga
menyebabkan lambung dan rahim saling berhimpitan. Dorongan sedikit saja
di bagian anus mengakibatkan pembuluh darah di sekitarnya pecah sehingga
terjadi wasir.
Untuk pencegahan wasir, Anda dapat lakukan:
- Cukupi kebutuhan cairan tubuh
- Cukupi kebutuhan makanan berserat
- Rutin olahraga
- Hindari mengejan terlampau kuat saat BAB
- Bagi wanita hamil, usahakan untuk berbaring selama 20 menit setiap 4 hingga 6 jam sekali. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tekanan.
- Menjaga berat badan tidak berlebihan.
Kenali Gejala dan Penyebab Wasir
Wasir merupakan pembengkakan dan peradangan akibat pelebaran pembuluh darah vena di daerah anus.
Meskipun bukan termasuk penyakit yang akut, rasa nyeri yang diakibatkan wasir
sangatlah menganggu. Ingin duduk, salah. Berdiri pun salah. Nah,
sebelum bertambah parah, sebaiknya Anda kenali dulu gejala-gejala wasir:
- Terjadi pendarahan saat buang air besar/kecil
- Darah berwarna merah muda menetes dari lubang anus
- Ada benjolan di anus saat BAB
- Rasa gatal di sekeliling anus
Sebenarnya, hampir semua orang pernah kena wasir. Nah supaya tak kena kedua kalinya, beberapa adalah penyebabnya:
- Faktor genetika
- Sembelit atau Diare
- Hipertensi
- Obesitas
- Kehamilan
- Kurang makanan tinggi serat
- Kurang minum air putih
Jumat, 30 Mei 2014
Konsumsi Makanan Ini Untuk Kecerdasan Otak Anak
Kebanyakan orang beranggapan bahwa kecerdasaan
seseorang berasal dari faktor keturunan. Padahal banyak sekali faktor
yang bisa membuat anak Anda memiliki otak yang cerdas, salah satunya
yaitu dengan memberikan asupan makanan yang tepat.
Memberikan asupan makanan bergizi untuk anak Anda tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan mencegah berbagai penyakit. Tetapi juga dapat membantu merangsang kecerdasaan otak anak Anda.
Sehingga sebagai orang tua sekiranya Anda dapat membantu dalam memberikan asupan nutrisi yang terbaik. Menu makanan yang lengkap, seperti buah, sayuran, serta daging ikan bisa mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral utama yang dibutuhkan untuk kesehatan mental dan fisik anak.
Berikut ini adalah beberapa makanan yang dipercaya dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak pada anak:
1. Ikan salmon
Sudah bukan rahasia lagi kalau ikan salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega-3 dan asam eikosapentanoat (EPA) yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Bahkan beberapa pakar kesehatan juga menunjukkan bahwa orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan.
2. Sayuran berwarna
Sayur-sayuran memiliki segudang manfaat yang baik untuk tubuh. Selain untuk mencegah kanker, sayuran berwarna seperti wortel, tomat, bayam atau labu kaya akan antioksidan yang dipercaya dapat membantu pertumbuhan otak anak.
3. Telur
Selain memiliki rasa yang nikmat dan hampir disukai oleh banyak anak kecil. telur juga kaya akan protein yang sangat baik untuk kecerdasan. Bahkan, kuning telur terbukti mengandung kolin yang dapat membantu perkembangan memori. Anda dapat menyediakan jenis variasi olahan telur untuk menambah selera makan anak anda.
4. Kacang-kacangan
Kacang merah mengandung protein, serat, vitamin, dan mineral serta karbohidrat kompleks yang diolah menjadi energi dan sangat baik untuk aktivitas sel-sel otak serta tubuh anak. Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asam lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya, khususnya ALA, jenis asal omega 3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak.
Itulah beberapa bahan makanan yang dapat Anda masukan dalam daftar
makanan anak Anda. Selain memberikan nutrisi, otak pun juga harus selalu
diasah dengan selalu dipakai untuk berfikir.Memberikan asupan makanan bergizi untuk anak Anda tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan mencegah berbagai penyakit. Tetapi juga dapat membantu merangsang kecerdasaan otak anak Anda.
Sehingga sebagai orang tua sekiranya Anda dapat membantu dalam memberikan asupan nutrisi yang terbaik. Menu makanan yang lengkap, seperti buah, sayuran, serta daging ikan bisa mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral utama yang dibutuhkan untuk kesehatan mental dan fisik anak.
Berikut ini adalah beberapa makanan yang dipercaya dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak pada anak:
1. Ikan salmon
Sudah bukan rahasia lagi kalau ikan salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega-3 dan asam eikosapentanoat (EPA) yang sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Bahkan beberapa pakar kesehatan juga menunjukkan bahwa orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan.
2. Sayuran berwarna
Sayur-sayuran memiliki segudang manfaat yang baik untuk tubuh. Selain untuk mencegah kanker, sayuran berwarna seperti wortel, tomat, bayam atau labu kaya akan antioksidan yang dipercaya dapat membantu pertumbuhan otak anak.
3. Telur
Selain memiliki rasa yang nikmat dan hampir disukai oleh banyak anak kecil. telur juga kaya akan protein yang sangat baik untuk kecerdasan. Bahkan, kuning telur terbukti mengandung kolin yang dapat membantu perkembangan memori. Anda dapat menyediakan jenis variasi olahan telur untuk menambah selera makan anak anda.
4. Kacang-kacangan
Kacang merah mengandung protein, serat, vitamin, dan mineral serta karbohidrat kompleks yang diolah menjadi energi dan sangat baik untuk aktivitas sel-sel otak serta tubuh anak. Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asam lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya, khususnya ALA, jenis asal omega 3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak.
Sabtu, 24 Mei 2014
Kolesterol Mempengaruhi Kesuburan
Bagi pasangan suami istri yang memiliki kadar kolesterol tinggi mungkin harus bersabar lebih lama untuk memiliki ‘momongan’.
Studi baru menemukan bahwa pasangan pengantin baru yang memiliki kadar kolesterol tinggi, butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan anak dibandingkan dengan pasangan yang keduanya memiliki kadar kolesterol rendah.
Kolesterol merupakan zat seperti lilin yang dapat tumbuh dalam pembuluh darah, bahkan menurut U.S. National Heart, Lung, and Blood Institute, genetika dan sejarah keluarga juga memainkan peran dalam kadar kolesterol seseorang.
“Ini studi pertama yang menemukan bahwa kolesterol telah diidentifikasi dapat memengaruhi kehamilan, bersama faktor lain, seperti usia dan berat badan,” ujar pemimpin studi, Enrique Schisterman.
Schisterman juga menyebutkan ketika pria dan wanita yang baru menikah keduanya memiliki kadar kolesterol tinggi akan memakan waktu lebih lama untuk hamil, bahkan apabila hanya satu diantaranya.
“Jika seorang istri memiliki kolesterol tinggi dan suaminya memiliki kadar kolesterol normal, hal tersebut tetap membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil, namun tidak selama apabila keduanya memiliki kadar kolesterol tinggi,” kata Schisterman, yang juga seorang peneliti senior dan kepala cabang epidemiologi di U.S. Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development.
Untuk melakukan studi ini, Schisterman dan rekan – rekannya menganalisa 501 data pasangan yang ingin memiliki anak. Pasangan ini juga bagian dari studi Longitudinal Investigation of Fertility and the Environment (LIFE) untuk memastikan hubungan antara kesuburan dan paparan bahan kimia lingkungan serta gaya hidup.
Pada awal studi, para peneliti langsung mengukur kadar kolesterol setiap pasangan, dan dipastikan bahwa pasangan yang lebih lama hamil keduanya memiliki kadar kolesterol tinggi.
Schisterman juga menegaskan bahwa untuk sementara, studi ini baru menunjukan adanya hubungan antara kadar kolesterol dengan kehamilan.
Studi ini juga belum bisa memastikan jika penggunaan obat penurun kolesterol akan mempermudah kehamilan, “Studi kami tidak dirancang untuk melihat efek statin,” aku Schisterman. Statin adalah oban yang digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol.
Meski demikian, menurut Schisterman diet dan olahraga yang telah diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol yang tinggi dapat membantu mempercepat kehamilan.
“Pola makan yang sehat, olahraga , dan menjaga kadar kolesterol akan membantu pasangan untuk memiliki anak lebih cepat, selain itu juga akan memiliki kehamilan dan janin yang sehat,” ungkap Schisterman seperti yang dikutip dari situs Health.com
Studi baru menemukan bahwa pasangan pengantin baru yang memiliki kadar kolesterol tinggi, butuh waktu lebih lama untuk mendapatkan anak dibandingkan dengan pasangan yang keduanya memiliki kadar kolesterol rendah.
Kolesterol merupakan zat seperti lilin yang dapat tumbuh dalam pembuluh darah, bahkan menurut U.S. National Heart, Lung, and Blood Institute, genetika dan sejarah keluarga juga memainkan peran dalam kadar kolesterol seseorang.
“Ini studi pertama yang menemukan bahwa kolesterol telah diidentifikasi dapat memengaruhi kehamilan, bersama faktor lain, seperti usia dan berat badan,” ujar pemimpin studi, Enrique Schisterman.
Schisterman juga menyebutkan ketika pria dan wanita yang baru menikah keduanya memiliki kadar kolesterol tinggi akan memakan waktu lebih lama untuk hamil, bahkan apabila hanya satu diantaranya.
“Jika seorang istri memiliki kolesterol tinggi dan suaminya memiliki kadar kolesterol normal, hal tersebut tetap membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil, namun tidak selama apabila keduanya memiliki kadar kolesterol tinggi,” kata Schisterman, yang juga seorang peneliti senior dan kepala cabang epidemiologi di U.S. Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development.
Untuk melakukan studi ini, Schisterman dan rekan – rekannya menganalisa 501 data pasangan yang ingin memiliki anak. Pasangan ini juga bagian dari studi Longitudinal Investigation of Fertility and the Environment (LIFE) untuk memastikan hubungan antara kesuburan dan paparan bahan kimia lingkungan serta gaya hidup.
Pada awal studi, para peneliti langsung mengukur kadar kolesterol setiap pasangan, dan dipastikan bahwa pasangan yang lebih lama hamil keduanya memiliki kadar kolesterol tinggi.
Schisterman juga menegaskan bahwa untuk sementara, studi ini baru menunjukan adanya hubungan antara kadar kolesterol dengan kehamilan.
Studi ini juga belum bisa memastikan jika penggunaan obat penurun kolesterol akan mempermudah kehamilan, “Studi kami tidak dirancang untuk melihat efek statin,” aku Schisterman. Statin adalah oban yang digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol.
Meski demikian, menurut Schisterman diet dan olahraga yang telah diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol yang tinggi dapat membantu mempercepat kehamilan.
“Pola makan yang sehat, olahraga , dan menjaga kadar kolesterol akan membantu pasangan untuk memiliki anak lebih cepat, selain itu juga akan memiliki kehamilan dan janin yang sehat,” ungkap Schisterman seperti yang dikutip dari situs Health.com
Jumat, 23 Mei 2014
Kenali Gejala FLU
Flu merupakan salah satu penyakit yang dialami oleh
banyak orang, terlebih lagi saat musim pancaroba tiba. Cuaca yang tak
menentu menjadi salah satu penyebab seseorang terserang flu. Hal itu
disebabkan mudahnya tubuh kita terserang virus maupun bakteri. Apalagi
saat kondisi tubuh sedang tidak fit.
Flu atau influenza adalah infeksi virus yang menyerang sistem pernafasn, sepeti hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Flu disebabkan oleh beberapa faktor dan mudah sekali menular. Oleh sebab itu, Anda harus melindungi diri dari serangan virus ini.
Bahkan menurut National Institutes of Health, virus flu dapat menyebar dari tetesan air liur yang berasal dari batuk atau bersin si penderita flu. Nah, untuk mengetahui Anda terserang flu atau tidak berikut adalah gejala awalnya:
1. Badan nyeri dan kedinginanFlu atau influenza adalah infeksi virus yang menyerang sistem pernafasn, sepeti hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Flu disebabkan oleh beberapa faktor dan mudah sekali menular. Oleh sebab itu, Anda harus melindungi diri dari serangan virus ini.
Bahkan menurut National Institutes of Health, virus flu dapat menyebar dari tetesan air liur yang berasal dari batuk atau bersin si penderita flu. Nah, untuk mengetahui Anda terserang flu atau tidak berikut adalah gejala awalnya:
Saat Anda merasa tubuh nyeri dan mengigil itu tandanya Anda terserang flu. Nyeri yang terjadi pada tubuh, dapat menyerang bagian manapun terutama kepala dan kaki. Namun, jika mengigil kebanyakan menyerang secara bersamaan dengan timbulnya nyeri, sebelum terjadinya demam.
2. Batuk
Sudah bukan rahasia lagi, kalau batuk adalah salah satu gejala awal terserangnya flu. Batuk yang terjadi terus menerus merupakan peringatan terhadap flu. Virus flu yang menyerang Anda biasanya dapat menyebabkan batuk yang disertai mengigil serta sesak pada dada. Batuknya pun biasanya berdahak maupun berlendir. Terlebih lagi jika Anda memiliki asma, sebaiknya segera periksa ke dokter. Selain itu, Anda juga disarankan untuk memakai masker saat batuk atau flu agar orang sekitar Anda tidak tertular.
3. Merasa kelelahan
Anda akan merasa cepat lelah dari biasanya disaat datangnya musim hujan. Namun Anda perlu mengetahui perbedaan antara cepat lelah dengan kelelahan yang ekstrem, karena kelelahan yang ekstrem merupakan gejala awal flu. Oleh sebab itu, sangat disarankan Anda untuk istirahat yang cukup saat flu menyerang.
4. Demam
Saat tubuh Anda demam, itu merupakan tanda bahwa tubuh Anda sedang melawan infeksi. Demam karena flu biasanya dapat mencapat 38 derajat celcius bahkan lebih.
5. Masalah pencernaan
Beberapa gejala awal flu memang menyerang kepala, dada, dan tenggorokan. Namun tak jarang beberapa virus justru menyebabkan diare, nyeri perut, muntah dan mual. Beberapa gejala tersebut kebanyakan lebih sering menyerang anak-anak dibandingkan orang dewasa.
6. Sakit tenggorokan
Saat Anda terserang flu dan batu, otomatis tenggorokan Anda pun akan ikut sakit. Saat Anda akan terserang flu, biasanya tenggorokan Anda akan terasa gatal dan iritasi. Hal itulah yang menyebabkan tenggorokan sakit. Anda dapat mengonsumsi sup hangat atau air hangat untuk sedikit meredakan sakit di tenggorokan Anda.
Selasa, 20 Mei 2014
Anak Kurang Tidur Cenderung Mengalami Obesitas
Para orangtua berhati-hatilah jika
anak Anda kurang tidur. Pasalnya, sebuah penelitian terbaru
mengungkapkan, anak-anak yang kurang tidur akan cenderung makan lebih
banyak, sehingga berisiko lebih besar untuk mengalami obesitas.
Riset ini melibatkan lebih dari 1.300 anak dari keluarga di Inggris. Tidur mereka diukur saat berusia 16 bulan, dan saat berusia 21 bulan jenis makanan mereka diperiksa.
Hasilnya, seperti dikutip situs Health Day edisi 25 Maret 2014, anak-anak yang tidurnya kurang dari 10 jam per hari mengkonsumsi 10 persen lebih banyak kalori, dibandingkan anak-anak yang tidurnya 13 jam per hari.
Menurut peneliti dari University College London (UCL), riset ini yang pertama di Inggris, meneliti hubungan antara jumlah jam tidur dengan konsumsi kalori pada anak-anak berusia kurang dari tiga tahun. Dikatakan para peneliti, mereka yang tidurnya lebih pendek kemungkinan mengalami gangguan hormon selera makan.
"Kami mengetahui bahwa tidur yang lebih pendek di awal usia meningkatkan risiko obesitas, sehingga kami ingin mengetahui apakah pendeknya waktu tidur anak-anak membuat mereka mengonsumsi kalori lebih," ujar Dr. Abi Fisher, dari Health Behavior Research Centre di UCL.
Menurut Fisher, penelitian sebelumnya pada orang dewasa dan anak-anak yang berusia lebih tua menunjukkan kekurangan waktu tidur membuat seseorang makan lebih banyak, tetapi pada awal kehidupan, orang tualah yang membuat keputusan mengenai kapan dan seberapa banyak anak-anak mereka makan, sehingga anak kecil tidak bisa diasumsikan untuk menunjukkan pola yang sama.
Meskipun hasil riset menemukan hubungan antara kurangnya waktu tidur anak-anak dengan kebiasaan makan lebih, hal tersebut tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat.
Pesan utama dari penelitian ini, berkurangnya jam tidur anak cenderung membuat mereka mengonsumsi banyak kalori. Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami hal tersebut, namun para orangtua harus memperhatikan hal ini, kata Fisher.
Riset ini melibatkan lebih dari 1.300 anak dari keluarga di Inggris. Tidur mereka diukur saat berusia 16 bulan, dan saat berusia 21 bulan jenis makanan mereka diperiksa.
Hasilnya, seperti dikutip situs Health Day edisi 25 Maret 2014, anak-anak yang tidurnya kurang dari 10 jam per hari mengkonsumsi 10 persen lebih banyak kalori, dibandingkan anak-anak yang tidurnya 13 jam per hari.
Menurut peneliti dari University College London (UCL), riset ini yang pertama di Inggris, meneliti hubungan antara jumlah jam tidur dengan konsumsi kalori pada anak-anak berusia kurang dari tiga tahun. Dikatakan para peneliti, mereka yang tidurnya lebih pendek kemungkinan mengalami gangguan hormon selera makan.
"Kami mengetahui bahwa tidur yang lebih pendek di awal usia meningkatkan risiko obesitas, sehingga kami ingin mengetahui apakah pendeknya waktu tidur anak-anak membuat mereka mengonsumsi kalori lebih," ujar Dr. Abi Fisher, dari Health Behavior Research Centre di UCL.
Menurut Fisher, penelitian sebelumnya pada orang dewasa dan anak-anak yang berusia lebih tua menunjukkan kekurangan waktu tidur membuat seseorang makan lebih banyak, tetapi pada awal kehidupan, orang tualah yang membuat keputusan mengenai kapan dan seberapa banyak anak-anak mereka makan, sehingga anak kecil tidak bisa diasumsikan untuk menunjukkan pola yang sama.
Meskipun hasil riset menemukan hubungan antara kurangnya waktu tidur anak-anak dengan kebiasaan makan lebih, hal tersebut tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat.
Pesan utama dari penelitian ini, berkurangnya jam tidur anak cenderung membuat mereka mengonsumsi banyak kalori. Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami hal tersebut, namun para orangtua harus memperhatikan hal ini, kata Fisher.
6/16/2014 11:05:00 AM
Bojongsari Sehat


